Senin, 12 Desember 2016

30DWC Jilid 3 ke 13 “Cerita Pagi”

“Cerita Pagi”


Pagi ku yang cerah, mentari pagi kembali menerangi. Kembali ku lawan rasa malasku untuk melakukan aktifitas. Pagi itu, aku pergi ke kampus untuk bimbingan. Langkahku terhenti, ketika aku melihat anak kecil yang sedang berjualan makanan dan tissue. Seketika itu pula, perasaan ku langsung terenyuh melihat perjuangan dia untuk menjalani hidup dengan berjualan tanpa memikirkan pendidikan. Aku masih terdiam, namun aku putuskan untuk membeli makanan yang dia bawa. Bukan hanya membeli makanannya, aku bahkan sempat mengajaknya untuk mengobrol. Namanya Dodi, usianya 9 tahun. Miris sekali, ketika aku mendengar alasannya harus berjualan. Keadaan yang memaksanya harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Usianya yang masih belia, harus dia habiskan untuk berjualan. Padahal ketika usiaku sama sepertia dia, aku habiskan di sekolah untuk mengenyang pendidikan dan bermain bersama teman-temanku. Sekali lagi, Tuhan memberikanku pelajaran hidup lewat kehidupan Dodi. Tuhan memberikanku nikmat yang begitu luar biasa, masa kecil Dodi saat ini memang tak seberuntung masa kecilku dulu. Namun itulah kehidupan, selalu ada cerita dan hikmah untuk orang lain. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar