“Semua
Itu Proses”
Semangat baru. Mungkin itu
yang aku rasakan di pagi yang cerah ini. segala rasa gundah gulana yang sempat
menghampiriku saat itu sekarang seolah lenyap begitu saja seperti tertumpuk
oleh tumpuan batu. Pagi ini, ku lihat awan putih menghiasi langit biru dan itu
menandakan hari ini cerah. Ku rasakan udara pagi dari jendela kamarku, sejenak
ku pejamkan mata. Ku dengarkan burung-burung berkicau, semeliwir angin pagi
yang begitu sejuk. Nikmat Tuhan sungguh tiada tergantikan untuk pagi ini. Tak
lama langsung ku buka mataku ketika ku dengar suara pintu kamarku terketuk
entah oleh siapa. Ternyata sahabatku, maklum kamar kita memang bersebelahan karena
berada dalam satu kost yang sama. Masuklah dia ke kamarku, dan merebahkan
badannya di kasurku. Kupikir dia mungkin sedang memikirkan sesuatu hingga ia
putuskan pergi menemuiku di kamar. Ternyata benar saja, tak lama kemudian dia
menangis. Dia ceitakan permasalahannya padaku. Sambil meneteskan air mata dia
bercerita tentang Skripsinya. Kegalauan yang dirasakan oleh Tingkat Akhir dan
yang ku alami pula saat ini. Kesedihannya dalam menghadapi skripsi sungguh
membuatku merasakan apa yang dia rasakan. Berjuang bersama teman adalah
satu-satunya cara untuk mengatasi kesedihan itu. Saat itu ku coba memberikannya
semangat, karena apa yang dia alami sekarang setidaknya dulu aku pernah
mengalaminya.
Hari terus berganti, tak
terasa satu minggu berlalu. Kemurungan dari sahabatku masih terpancar jelas. Entahlah
memang terkadang skripsi membuat kita tidak ingin melakukan aktifitas apapun
selain mengerjakannya. Aku mencoba membuat semangatnya bangkit, aku ajak dia
jalan-jalan ke tempat dengan suasana adem. Di hari berikutnya aku kembali
mengajaknya untuk pergi ke tempat-tempat yang memberikan ketenangan dalam hati dan
pikirannya. Akhirnya setelah beberapa hari berlalu, kulihat kembali senyum
bahagia yang terpancar dari wajahnya. Hal itu karena dia merenungkan kembali
dalam dirinya untuk melewati setiap proses dalam kehidupannya. Tak lupa, lebih
banyak bersyukur adalah kunci utama menurutnya. Aku pun bahagia, senyum bahagia
dari sahabatku telah kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar