"Ini Bukan Kegagalan Tapi Kesempatan"
Tahun 2012, kala itu aku
telah menyelesaikan pendidikan di bangku SMA. Aku putuskan untuk mengikuti
seleksi ke Perguruan Tinggi lewat jalur SBMPTN Tulis karena kenyataannya saat
itu aku tak masuk dalam daftar list untuk mengikuti SNMPTN Undangan. Mungkin saat
itu kesempatan ku belum ada di sana. Persiapan terus ku lakukan, mengikuti les
setiap hari agar masuk ke Perguruan Tinggi yang diinginkan. Aku ingat sekali,
bulan Juni dimana waktu itu aku
berangkat ke Bandung untuk mengikuti tes
tersebut. Hari itu pun tiba, aku melaksanakan tes selama 2 hari. Aku mengisi
semampu ku dan akhirnya aku mengerjakannya hingga selesai. Pikiranku sungguh
tak tenang waktu itu karena melihat orang-orang di sekelilingku sepertinya
orang hebat semua. Tetapi sudahlah, aku coba untuk menguatkan diri dan percaya
pada kemampuanku.
Sebulan berlalu, tepatnya
bulan Juli. Hasil seleksi pun diumumkan, saat itu kebetulan aku sedang berada
di rumah Alm. Nenenku karena Ibuku sedang melaksanakan tugas di luar kota. Malam
itu, aku coba membuka alamat web untuk membuka hasil seleksinya. Setelah ku
buka, aku masukan nomor pendaftaran dan
pin ku. Beberapa detik kemudian muncul hasil pengumuman “Maaf Anda Dinyatakan
Tidak Lolos”. Saat itu hatiku benar-benar hancur, rasanya ingin menangis
sekencang-kencanngnya. Aku dinyatakan tidak lolos seleksi di Jurusan dan Perguruan
Tinggi yang aku inginkan. Aku diam
saja, namun ternyata Nenek melihatku menangis dan mencoba menenangkanku dan
memberiku semangat kembali untuk tidak menyerah sampai disitu.
Dua minggu berlalu, saat
itu masih dibuka pendaftaran di Perguruan Tinggi yang aku inginkan lewat jalur
Seleksi Mandiri. Aku memberi tahu kedua orang tua dan meminta izin kepada
mereka untuk mendaftar lagi, untunglah mereka mengizinkanku. Entahlah rasanya
saat itu seperti apa, yang jelas aku
seperti menggebu-gebu ingin memasuki
Perguruan Tinggi itu. Aku pun mencoba mendaftar lagi dengan mengambil Jurusan
yang berbeda dari yang pertama. Aku berpikir barangkali saja untuk kali ini aku
bisa diterima. Dua minggu kembali berlalu, hasil pengumuman sudah dapat
dilihat. Saat itu perasaanku kembali camur aduk, Kakak ku mencoba membuka
alamat web Perguruan Tinggi tersebut untuk mengecek nomor pendaftaranku. Beberapa
detik berlalu dan hasil pengumuman pun muncul “Selamat, Anda Dinyatakan Lolos”.
Seketika aku kegirangan dan mengucap syukur Alhamdulillah tiada henti. Saat itu
pula, aku menyadari bahwa setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya
kegagalan. Kegagalan itu bukan jadi pembunuh semangat kita, tetapi kegagalan itu awal kita menuju
kesuksesan dengan usaha dan kerja keras.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar