30DWC Jilid 3 ke 1
Aku & Sahabatku
Sore itu, matahari masih menampilkan senjanya dan terlihat indah bagiku. Saat itu aku putuskan untuk pergi menemui sahabatku yang sedang berada di kosannya, daerahnya memang jauh dari daerahku saat ini. Lebih tepatnya, dia berada di daerah Kiaracondong Gang Parabon III. Seperti biasa, aku yang masih Mahasiswa hanya bisa mengandalkan angkot untuk pergi kemana-mana. Aku pun beranjak dari kesanku untuk segera mencari angkot Ledeng-Margahayu dengan warna mobilnya biru dan kuning. Singkatnya, mobil itu aku hentikan dan aku pun langsung naik dan menempuh perjalanan cukup jauh sekitar 1 atau sampai 1,5 jam. Singkat cerita, sampailah aku di persimpangan jalan yang terkenal dengan stopan lampu merah paling lama. Setelah lampu hijau menyala, aku mulai bergegas lari karena takut aku tercegat lampu merah berikutnya. Aku pun tiba di kosan teman yang ku maksud, sejenak ku istirahatkan badanku setelah menempuh perjalanan yang cukup menguras tenaga.
Panggil saja dia Utami, sahabat yang sudah ku anggap sebagai keluargaku. Tak ayal jika orang lain sering menganggap kami mirip karena tinggi badan kami hampir sama hanya berbeda dari postur berat badan yang berbeda. Setelah energiku sudah kembali normal, aku mengajaknya untuk membeli cemilan dan kami putuskan untuk pergi keluar untuk membelinya. Cemilan yang kami beli namanya donat kentang, harganya tak seberapa tapi cemilan ini sangat enak saat kami memakannya di kosan hingga akhirnya aku pun ketagihan untuk membelinya lagi. Keesokan harinya ketika aku hendak akan pulang kembali ke beradabanku, tak lupa aku kembali membeli donat kentang itu untuk aku bawa dan di makan di kosan. Hari-hari berikutnya ketika aku kembali kesana, aku dan sahabatku membeli donat kentang lagi dan kami menikmati cemilan itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar